Peserta didik bermain di perpustakaan

Peserta didik bermain di perpustakaan

Peserta didik mengisi waktu luang pada jam istirahat untuk bermain di perpustakaan Mutiara Ilmu More »

Peserta didik bermain di perpustakaan

Peserta didik bermain di perpustakaan

Peserta didik mengisi waktu luang pada jam istirahat untuk bermain di perpustakaan Mutiara Ilmu More »

Petugas perpustakaan bercerita

Petugas perpustakaan bercerita

Petugas perpustakaan bercerita dengan materi dari buku yang ada di perpustakaan More »

Kerjasama dengan perpustakaan sekolah lain

Kerjasama dengan perpustakaan sekolah lain

Perpustakaan Mutiara Ilmu bekerjasama dengan perpustakaan di sekolah lain More »

Petugas perpustakaan melayani peminjaman di sekolah lain

Petugas perpustakaan melayani peminjaman di sekolah lain

Petugas perpustakaan melayani para peserta didik dari sekolah lain dalam rangka kerjasama dengan luar instansi More »

 

Monthly Archives: May 2018

Bedah Buku Kabupaten Sleman

Dalam rangka Hari Jadi ke-102 Kabupaten Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar acara Bedah Buku Kabupaten Sleman dalam Perjalanan Sejarah dan Roadshow  Minat Baca Kabupaten Sleman. Selain dihadiri Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun, acara bedah buku ini banyak dihadiri para guru, pegiat literasi, pustakawan, dan komunitas buku di Museum Taman Wisata Candi Prambanan, Senin 14 Mei 2018.

Kepada Bernas.id, Ayu Laksmi Dewi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) menyebut acara bedah buku Kabupaten Sleman dalam Perjalanan Sejarah sangat tepat momennya dalam rangka memperingati Hari Jadi Sleman ke-102. “Saya kira amat sangat pas dan strategis dengan momen peringatan hari jadi karena ternyata kita punya buku mengenai sejarah Sleman yang diterbitkan oleh Pemda tahun 2002, tapi rasanya kok isi dari buku tersebut banyak yang belum tahu,” tuturnya.

Dikatakan Ayu, bedah buku ini juga menjadi momen pas untuk mengingatkan bahwa Sleman itu punya sejarah. “Sleman tidak berdiri dengan sendiri ada sampai hari ini. Ini yang perlu kita sosialisasi. Agar tidak salah, kita mengundang penulisnya salah duanya, yaitu Prof Timbul dan Pak Darto. Berharap, ada poin-poin inti yang di-share ke generasi muda,” jelasnya.

Lanjut Ayu, dengan Sleman yang betul-betul punya sejarah, bisa menjadi bekal dari sisi kearsipan untuk menjadi pijakan menapak ke depan sehingga Sleman tidak kehilangan  akar berpijak, meskipun kemasannya berbeda.

Terkait roadshow minat baca, Ayu tidak memungkiri  saat ini era digitalisasi. “Kita semua tahu bagaimana banyaknya pengguna internet di Indonesia, peningkatannya luar biasa. Ini kesempatan kita memberikan bekal supaya anak-anak bisa arif menggunakan media sosial. Potensi negatifnya juga ada. Bukan dilarang menggunakan gajet, tetapi bijaksanalah menggunakannya,” ujarnya.

Disampaikan Ayu, segala sesuatu itu diawali dari literasi yang paling sederhana, literasi baca tulis. “Tidak sekedar membaca dan menulis. Pada dasarnya, literasi itu adalah kemampuan untuk membaca, menelaah, dan menyaring informasi dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang kreatif. Minat baca ada, tetapi masih perlu ditingkatkan,” imbuhnya.

Untuk itu, Ayu dengan instansi DPKD yang dipimpinnya menyediakan dan memberikan sentuhan teknologi di perpustakaan Sleman, bahkan sudah menyediakan e-book. “Sangat pas dengan visinya Sleman tahun 2021 menjadi Sleman Regency. Kandungan penting dari Smart Regency, masyarakat yang melek literasi. Masyarakat punya tingkat literasi yang memadai, Smart Regency mudah tercapai,” ucapnya.  (sumber : bernas.id)

Pertisipasi Perpustakaan Mutiara Ilmu Di Jambore Literasi

Guna menumbuhkan minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Sleman menyelenggarakan jambore literasi. Kegiatan yang dipusatkan di Desa Wisata Pentingsari Kecamatan Cangkringan selama dua hari, Jumat-Sabtu (27-28/4/2018). SD Model Sleman berkesempatan untuk menjadi peserta dalam acara tersebut.
Dalam kegiatan tersebut akan berkumpul sekitar 150 penggiat literasi dari berbagai latar belakang. Selain berdiskusi tentang literasi, mereka juga diajak menikmati keindahan desa wisata.
“Upaya menumbuhkan minat baca harus menjadi gerakan nasional. Semua pihak diharapkan ikut mendukung. Termasuk keluarga yang merupakan unit terkecil,” ujar Kepala DPK Sleman AA Ayu Laksmidewi dalam jumpa pers di gazebo belajar rumah dinas Bupati Sleman, Kamis (26/4/2018). Sementara itu dalam rangka hari jadi Kabupaten Sleman, DPK juga akan menyelenggarakan bedah buku sejarah Sleman. Buku yang pertama kali diterbitkan tahun 2002 tersebut membuat tentang sejarah Kabupaten Sleman.
“Tidak semua warga tahu kalau kita memiliki buku sejarah. Bahkan tidak semua OPD juga memiliki buku itu. Bahkan kami cukup kesulitan ketika mencari masternya,” ungkap Ayu.
Bedah buku dan talkshow akan diselenggarakan tanggal 14 Mei di museum kompleks Candi Prambanan.
Sumber : http://www.krjogja.com/web/news/read/64514/DPK_Sleman_Gelar_Jambore_Literasi